Klasifikasi Sumberdaya dan Cadangan Batubara Menurut SNI

MineTutor - Assalamualaikum w. w. Bagaimana kabar kawan kawan semua, semoga dalam keadaan sehat sehingga dapat beraktivitas dengan baik dan lancar. Tak lupa saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan bagi kawan kawan semua semoga amalan kita dapat diterima allah swt dan dosa dosa kita diampuni dan saat ini telah memasuki 10 hari terakhir. Pada taushiah semalam disampaikan salah seorang ustadz bahwa dalam 10 malam terakhir ramadhan terdapat 1 malam yang lebih baik dari 1000 bulan, sehingga amalan pada malam tsb juga lebih baik dari 1000 bulan. Malam khadar, semoga kita menjumpai malam tersebut dan beribadah serta beramal sebaik baiknya.  

Klasifikasi Sumberdaya dan Cadangan Batubara Menurut SNI 13-6011-1999

Baru baru ini saya mempersiapkan data terkait kebutuhan untuk verifikasi cadangan batubara ditempat saya bekerja dimana dalam hal ini melibatkan competen person Indonesia dan diverifikasi mengacu kepada kode KCMI dan KCMI pun sejalan dengan SNI.



Adapun menurut kondisi geologi dan kompleksitasnya endapan batubara dikelompokan menjadi :
Kelompok geologi sederhana.
Secara umum endapan batubara dalam kelompok ini tidak dipengaruhi oleh aktivitas tektonik seperti sesar, lipatan dan intrusi dimana lapisan batubara pada umumnya landai dan menerus secara lateral serta hamper tidak mempunyai percabangan. Sedangkan untuk ketebalan lapisan dan kualitas batubaranya tidak memperlihatkan variasi yang berarti. Beberapa contoh kelompok ini antara lain : bangko selatan dan muara tiga besar (Sumsel), senakin barat (Kalsel), cerenti (Riau).

Kelompok Geologi Moderat
Batubara dalam kelompok  ini diendapkan dalam kondisi sedimentasi yang  lebih bervariasi dan sampai  tingkat  tertentu  telah mengalami perubahan pasca pengendapan dan  tektonik. Sesar dan lipatan tidak banyak, begitu pula pergeseran dan perlipatan yang diakibatkannya relatif  sedang.  Kelompok  ini  dicirikan  pula  oleh  kemiringan  lapisan  dan  variasi  ketebalan lateral  yang  sedang  serta  berkembangnya  percabangan  lapisan  batu  bara,  namun sebarannya masih dapat diikuti sampai  ratusan meter. Kualitas batu bara secara  langsung berkaitan  dengan  tingkat  perubahan  yang  terjadi  baik  pada  saat  proses  sedimentasi berlangsung maupun pada pasca pengendapan. Pada beberapa tempat intrusi batuan beku mempengaruhi struktur  lapisan dan kualitas batu baranya. Endapan batu barakelompok  ini terdapat antara  lain di daerah Senakin, Formasi Tanjung (Kalimantan Selatan), Loa Janan-Loa  Kulu,  Petanggis  (Kalimantan  Timur),  Suban  dan  Air  Laya  (Sumatera  Selatan),  serta Gunung Batu Besar (Kalimantan Selatan).

Kelompok Geologi Kompleks
Batubara pada kelompok  ini umumnya diendapkan dalam sistem sedimentasi yang komplek atau  telah mengalami deformasi  tektonik yang ekstensif yang mengakibatkan  terbentuknya lapisan  batubara dengan  ketebalan  yang  beragam.  Kualitas  batu/baranya  banyak dipengaruhi  oleh  perubahan-perubahan  yang  terjadi  pada  saat  proses  sedimentasi berlangsung  atau  pada  pasca  pengendapan  seperti  pembelahan  atau  kerusakan  lapisan (wash out).
Pergeseran, perlipatan dan pembalikan (overtumed) yang ditimbulkan oleh aktivitas tektonik, umum  dijumpai  dan  sifatnya  rapat  sehingga menjadikan  lapisan  batu  bara  sukar dikorelasikan.  Perlipatan  yang  kuat  juga  mengakibatkan  kemiringan  lapisan  yang  terjal. Secara  lateral,  sebaran  lapisan  batubaranya  terbatas  dan  hanya  dapat  diikuti  sampai puluhan meter. Endapan batubara dari kelompok ini, antara lain, diketemukan di Ambakiang, Formasi  Warukin,  Ninian,  Belahing  dan  Upau  (Kalimantan  Selatan),  Sawahluhung (Sawahlunto.  Sumatera  Barat).  daerah  Air  Kotok  (Bengkulu),  Bojongmanik  (Jawa  Barat), serta  daerah  batu  barayang  mengalami  ubahan  intrusi  batuan  beku  di  Bunian  Utara (Sumatera Selatan).

kelompok geologi batubara sederhana, moderat, kompleks

Untuk Kelas Sumberdaya dan Cadangan Batubara Dapat dikelompokan kepada :
Sumberdaya Batubara Hipotetik
Sumber  daya  batubara adalah  jumlah  batubara di  daerah  penyelidikan  atau  bagian  dari daerah  penyelidikan,  yang  dihitung  berdasarkan  data  yang memenuhi  syarat-syarat  yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan survei tinjau.

Sumberdaya Batubara Tereka
Sumber daya batubara  tereka adalah  jumlah batubara di daerah penyelidikan atau bagian dari  daerah  penyelidikan,  yang  dihitung  berdasarkan  data  yang  memenuhi  syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan prospeksi

Sumberdaya Batubara Tertunjuk
Sumber  daya  batubara  tertunjuk  adalah  jumlah  batubara  di  daerah  penyelidikan  atau bagian  dari  daerah  penyelidikan,  yang  dihitung  berdasarkan  data  yang memenuhi  syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi pendahuluan

Sumberdaya Batubara Terukur
Sumber daya batubara terukur adalah  jumlah batubara di daerah penyelidikan atau bagian dari  daerah  penyelidikan,  yang  dihitung  berdasarkan  data  yang  memenuhi  syarat-syarat yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi rinci

Cadangan Batubara Terkira
Cadangan batubara  terkira adalah sumber daya batubara  tertunjuk dan sebagian sumber daya batubara terukur, tetapi berdasarkan kajian kelayakan semua faktor yang terkait telah terpenuhi sehingga hasil kajiannya dinyatakan layak

Cadangan Batubara Terbukti
Cadangan batubara terbukti adalah sumber daya batubara terukur yang berdasarkan kajian kelayakan  semua  faktor  yang  terkait  telah  terpenuhi  sehingga  hasil  kajiannya dinyatakan layak

klasifikasi sumberdaya dan cadangan batubara

Adapun dasar klasifikasi Sumberdaya dan cadangan batubara adalah pada tingkat keyakinan geologi dan kajian kelayakan. Pengelompokan tersebut mengandung dua aspek yaitu :

Aspek Geologi
Berdasarkan  tingkat  keyakinan  geologi,  sumber  daya  terukur  harus  mempunyai  tingkat keyakinan yang lebih besar dibandingkan dengan sumber daya tertunjuk, begitu pula sumber daya  tertunjuk harus mempunyai  tingkat keyakinan yang  lebih  tinggi dibandingkan dengan sumber  daya  tereka.  Sumber  daya  terukur  dan  tertunjuk  dapat  ditingkatkan  menjadi cadangan terkira dan terbukti apabila telah memenuhi kriteria layak Tingkat  keyakinan geologi  tersebut  secara  kuantitatif dicerminkan oleh  jarak  titik  informasi (singkapan, lubang bor)



Aspek Ekonomi
Ketebalan minimal lapisan batu bara yang dapat ditambang dan ketebalan maksimal lapisan pengotor  atau  "dirt  parting"  yang  tidak  dapat  dipisahkan  pada  saat  ditambang,  yang menyebabkan  kualitas  batubaranya  menurun  karena  kandungan  abunya  meningkat, merupakan  beberapa  unsur  yang  terkait  dengan  aspek  ekonomi  dan  perlu  diperhatikan dalam menggolongkan sumber daya batubara.





Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. MineTutor - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger